
Laptop yang selalu setia menemaniku
Tabula Rasa. Sebuah istilah yang diambil dari bahasa latin, yang secara harfiah berarti “Papan yang kosong”. Dalam konteks yang lain, Tabula Rasa juga berarti sebuah keadaan mental kosong, untuk menggambarkan kondisi seorang bayi yang baru lahir. Kosong. Perlu diisi. Oleh orang tuanya. Sesuka hati orang tuanya.
Blog ini adalah sebuah papan “kosong”, yang bernasib sial karena “diisi” oleh pemikiran, kejadian, curahan hati, ataupun tulisan (yang kebanyakan) tidak bermutu dari seorang Radix Juniardi Hidayat. Blog ini pun adalah “anak” dari Radix Juniardi Hidayat (yang nampaknya bernasib sial juga, punya orang tua macam dia). Dia diisi dengan setiap idealisme yang hadir, maupun sumpah serapah atas kebobrokan sistem yang ada di sekitar Radix.
Tetapi, apapun itu, izinkan saya untuk mengucapkan: “Selamat datang!!”. Setiap kunjungan anda sangat berarti, setiap komentar yang anda kirim akan selalu saya hargai. Mari kita bertukar pikiran… marilah kita berdiskusi… mari bareng-bareng meraih kemenangan
Salam,
Radix J Hidayat
*foto dirampok dari flickr






