Waw! Optimisme tinggi merasuki sanubari! Semua perasaan cemas dan takut seolah-olah diseret keluar dengan paksa bagai Satpol PP mengusir pedagang kaki lima tak berdaya.

Kenapa bisa terjadi?

Singkatnya, semua masalah yang melingkupi hati ini nampaknya terselesaikan satu-persatu. Alhamdulillah IP semester ini cukup baik, 3.26. walaupun tidak sebesar yang saya harapkan (saya mengharapkan 3.5 ke atas!), namun masih lebih baik dari semester kemarin (3.2). yasudah, bersyukurlah. Sudah dikasih yang lebih baik ini.

Lalu, Kerja Praktek (KP) saya juga akhirnya menemukan titik cerah! Dari yang sebelumnya berkutat membikin proposal-mengirim-cari koneksi, berkat bantuan Ridwan akhirnya saya mendapat tempat KP yang cukup bagus, minimal memenuhi kebutuhan saya. Tempatnya di Pasteur, di sebuah perusahaan kecil. Kecil, tetapi yang memiliki adalah alumni TI ITB yang juga mantan dosen TI, sehingga dengan sikap kebapakannya mampu membimbing saya dan kawan-kawan seperjuangan saya untuk KP dengan KP. Lumayan, dibimbing oleh yang berpengalaman.

Berikutnya: Rumah Belajar! Setelah beberapa minggu ini mengalami disorientasi (mungkin karena terlalu banyak pacaran), saya mencoba kembali ke Jalan Yang Benar, mencoba kembali lagi ke visi saya selama ini, dan juga mendapat pencerahan (yey). website Rumah Belajar sudah dibikin dengan bantuan Hanief, dan tinggal di-upload. Buletin bulan ini sudah terbayang mau dibuat seperti apa, tinggal ditambah sedikit perjuangan. Proses alih komando pada Kaca juga nampaknya berjalan dengan mulus, sehingga saya bisa KP dengan tenang.

Tidak lupa juga, impian saya untuk mendapatkan koneksi internet pribadi akhirnya direstui oleh orangtua! Kalau tidak ada aral melintang, saya akan mendapatkan koneksi dengan Telkomsel Flash, sambungan internet 3.5G (HSDPA), kecepatan hingga 3.6 mbps, kuota tanpa batas (walaupun setelah kuota terpakai 3 GB, kecepatan diturunkan hingga hanya 128 kbps, ttapi tak apalah), dengan biaya Rp 400.000/bulan. Sebuah tawaran yang menarik, kan?

Waw! Saya tidak tahu lagi bagaimana cara mengekspresikan kegembiraan saya. Mungkin dengan makan di tempat yang tidak biasa. Mungkin dengan menonton film-film istimewa. Tidak lupa, berucap syukur pada-Nya yang nyawa saya ini berada di tangan-Nya. Alhamdulillah.