sekali lagi, mumpung nafas ini belum sampai ke tenggorokan, mumpung lidah ini masih mampu verucap, mumpung pikiran ini masih bekerja sebagaimana biasanya, mari kita ucapkan:
Alhamdulillah
18 Juni 2008
sekali lagi, mumpung nafas ini belum sampai ke tenggorokan, mumpung lidah ini masih mampu verucap, mumpung pikiran ini masih bekerja sebagaimana biasanya, mari kita ucapkan:
Alhamdulillah
30 Juni 2008 at 1:20 pm
[...] Waw! Saya tidak tahu lagi bagaimana cara mengekspresikan kegembiraan saya. Mungkin dengan makan di tempat yang tidak biasa. Mungkin dengan menonton film-film istimewa. Tidak lupa, berucap syukur pada-Nya yang nyawa saya ini berada di tangan-Nya. Alhamdulillah. [...]