Mengutip Deddy Mizwar:
Bangkit itu susah………
Susah melihat orang lain susah
Senang melihat orang lain senangBangkit itu Takut………
Takut untuk Korupsi
Takut untuk makan yang bukan haknyaBangkit itu malu……….
Malu menjadi benalu
Malu minta meluluBangkit itu Marah………
Marah bila martabat bangsa dilecehkanBangkit itu Mencuri…….
Mencuri perhatian dunia dengan prestasiBangkit itu Tidak ada…..
Tidak ada kata menyerah
Tidak ada kata putus asaBangkit itu aku………..
aku untuk INDONESIAKU
sungguh pesan yang sangat menggugah, dan langsung mencuri perhatian segenap khalayak (minimal, saya). lalu, bagaimana kita bisa bangkit? argumen sederhana diutarakan oleh Arif di blognya. dia mengajak kita untunk bangkit dari hal paling sederhana, yaitu sholat tepat waktu. bangkit untuk menjawab panggilan “Hayya ‘alash shalah, Hayya ‘alash shalah. Hayya ‘alal falah, Hayya ‘alal falah”. “Marilah kita sholat, marilah kita sholat. marilah kita menuju kemenangan, marilah kita menuju kemenangan”
alasannya? Allah menyandingkan Sholat dengan kemenangan. pesan yang sangat sederhana, namun baru saya sadari, hal ini memang benar. Allah menjanjikan kemenangan pada setiap sholat yang ditegakkan. pesan yang sudah dikumandangkan selama lebih dari 1400 tahun diseluruh penjuru dunia ini kenapa baru sekarang saya sadari? apakah karena azan menggunakan bahasa Arab? ataukah karena sudah sebegitu seringnya diulang-ulang, sehingga saya hanya menganggap pesan ini sebagai angin lalu?
28 Mei 2008 at 4:03 pm
Heheheh… saya juga suka iklan itu.. Sederhana tapi enak dan merenyuh didengar.
Salam kenal..
Kusumadewi IF06
29 Mei 2008 at 7:45 am
ayo bangkit.
bisa!
29 Mei 2008 at 1:01 pm
bener!!! pertama kali ngliat iklannya pas lg di himpunan.
awalnya, dalam hati siyh mikir, qok BANGKIT diasosiasikan dengan kata-kata negatif siyh?? kaget kan,… ternyata, negativity itu ditujukan untuk hal-hal negetif pula. jadilah positif.
kalau ‘nyontek’ bahasa al-Quran,.. Allah menggunakan kata ‘laa…’ (tidak) yang disandingkan degan ‘illa…’ (kecuali) untuk perintah2 yang sifatnya penekanan. maaf, Gak bisa ngasih contoh konkret ayatnya. tanya ma ustadz aja deh,..
pokoknya,… keren lah!!
30 Mei 2008 at 8:48 pm
yang pasti keren karena kaya puisi.
ahuahahahha
7 Juni 2008 at 10:24 pm
Ah, ‘tertonjok’ lagi. Malu.
*Pulang dengan menundukkan kepala